Arti Makna Lagu – Charlie Puth, Kisahkan tentang Penyesalan dan Rasa Bersalah Setelah Perpisahan
Lagu Cheating on You merupakan salah satu lagu populer dari Charlie Puth yang menyentuh hati banyak pendengar. Lagu ini mengeksplorasi perasaan kompleks yang muncul setelah seseorang memutuskan untuk mengakhiri hubungan cinta. Lagu ini menggambarkan betapa sulitnya melupakan sosok yang pernah menjadi segalanya dalam hidup seseorang.
Melalui liriknya, pendengar diajak menyelami rasa bersalah yang terus menghantui sang narator. Penyesalan menjadi tema sentral dalam lagu ini, terutama ketika seseorang mencoba mencari pengganti yang baru. Meski sudah berpisah secara resmi, kenangan masa lalu justru terasa semakin kuat dan sulit untuk dilepaskan.
Untuk lebih memahami makna lagu Cheating on You dari Charlie Puth lebih mendalam, langsung saja simak ulasan berikut ini.
1. Lirik dan Arti Lagu Cheating on You – Charlie Puth
It started with a kiss
(Dimulai dengan ciuman)
On your mama’s couch
(Di sofa ibumu)
2012 was nothing serious
(2012 tidak ada yang serius)
And then we caught the feels
(Dan kemudian kami menangkap rasanya)
It got really real
(Itu menjadi sangat nyata)
Too good to be true
(Terlalu bagus untuk menjadi kenyataan)
I guess I thought you was, yeah
(Saya kira saya pikir kamu, ya)
Why did I run away, run away, run away?
(Mengapa saya lari, lari, lari?)
Oh, your love was everything, everything, everything
(Oh, cintamu adalah segalanya, segalanya, segalanya)
I know it’s gettin’ late, gettin’ late, gettin’ late
(Saya tahu sudah terlambat, sudah terlambat, sudah terlambat)
But can I still be on my way, on my way? Yeah
(Tetapi bisakah saya masih berada di jalan saya, di jalan saya? Iya)
I know I said goodbye and, baby, you said it too
(Saya tahu saya mengucapkan selamat tinggal dan, sayang, Anda mengatakannya juga)
But when I touch her, I feel like I’m cheating on you
(Tetapi ketika saya menyentuh tubuhnya, saya merasa seperti berselingkuh)
I thought that I’d be better when I found someone new
(Saya berpikir bahwa saya akan menjadi lebih baik ketika saya menemukan seseorang yang baru)
But when I touch her, I feel like I’m cheating on you
(Tetapi ketika saya menyentuh tubuhnya, saya merasa seperti berselingkuh)
Baby, no, oh, cheating on you
(Sayang, tidak, oh, selingkuh darimu)
Baby, no
(Sayang, tidak)
But when I touch her, I feel like I’m cheating on you
(Tetapi ketika saya menyentuh tubuhnya, saya merasa seperti berselingkuh)
Thought I could get you back any time of day
(Kupikir aku bisa mendapatkanmu kembali kapan saja)
Shouldn’t have been so cocky
(Seharusnya tidak begitu sombong)
Shouldn’t have did you wrong (Woah)
(Seharusnya tidak salah)
And now I miss you bad, really, really bad
(Dan sekarang aku merindukanmu, sangat, sangat buruk)
Guess you don’t know what you got until it’s gone
(Kira Anda tidak tahu apa yang Anda dapatkan sampai hilang)
Why did I run away, run away, run away? (Run away)
(Mengapa saya lari, lari, lari? (Melarikan diri))
Oh, your love was everything, everything, everything (Everything)
(Oh, cintamu adalah segalanya, segalanya, segalanya (Semuanya))
I know it’s gettin’ late, gettin’ late, gettin’ late (Gettin’ late)
(Saya tahu sudah terlambat, sudah terlambat, sudah terlambat (Sudah terlambat))
But can I still be on my way, on my way? Yeah
(Tetapi bisakah saya masih berada di jalan saya, di jalan saya? Iya)
I know I said goodbye and, baby, you said it too
(Saya tahu saya mengucapkan selamat tinggal dan, sayang, Anda mengatakannya juga)
(You said it too, baby)
(Kamu mengatakannya juga, sayang)
But when I touch her, I feel like I’m cheating on you
(Tetapi ketika saya menyentuh tubuhnya, saya merasa seperti berselingkuh)
(Cheating on you)
(Kecurangan pada Anda)
I thought that I’d be better when I found someone new (Ooh)
(Saya berpikir bahwa saya akan menjadi lebih baik ketika saya menemukan seseorang yang baru)
But when I touch her, I feel like I’m cheating on you
(Tetapi ketika saya menyentuh tubuhnya, saya merasa seperti berselingkuh)
Baby, no, oh, cheating on you
(Sayang, tidak, oh, selingkuh darimu)
Baby, no
(Sayang, tidak)
But when I touch her, I feel like I’m cheating on you
(Tetapi ketika saya menyentuh tubuhnya, saya merasa seperti berselingkuh)
Baby, no
(Sayang, tidak)
There ain’t no lips like your lips
(Tidak ada bibir seperti bibirmu)
And nobody else feels like this
(Dan tidak ada orang lain yang merasa seperti ini)
There’s no moving on, I’ll admit
(Tidak ada yang bergerak, saya akui)
If you go away, yeah
(Jika kamu pergi, ya)
I know I said goodbye and, baby, you said it too
(Saya tahu saya mengucapkan selamat tinggal dan, sayang, Anda mengatakannya juga)
But when I touch her, I feel like I’m cheating on you
(Tetapi ketika saya menyentuh tubuhnya, saya merasa seperti berselingkuh)
(Cheating on you)
(Kecurangan pada Anda)
I thought that I’d be better when I found someone new
(Saya berpikir bahwa saya akan menjadi lebih baik ketika saya menemukan seseorang yang baru)
(Found someone new)
(Menemukan seseorang yang baru)
But when I touch her, I feel like I’m cheating on you
(Tetapi ketika saya menyentuh tubuhnya, saya merasa seperti berselingkuh)
(Believe it, baby)
(Percayalah, sayang)
But when I touch her, I feel like I’m cheating on you
(Tetapi ketika saya menyentuh tubuhnya, saya merasa seperti berselingkuh)
I said goodbye
(Saya mengatakan selamat tinggal)
And you said goodbye
(Dan Anda mengucapkan selamat tinggal)
2. Makna Lagu Cheating on You – Charlie Puth
Lagu ini menggambarkan penyesalan seseorang setelah mengakhiri hubungan yang sebenarnya bermakna. Pada awalnya, hubungan tersebut terasa santai dan tidak terlalu serius. Namun seiring waktu, perasaan cinta tumbuh semakin dalam tanpa disadari.
Konflik muncul ketika sang tokoh mencoba menjalin hubungan baru. Secara emosional, ia belum benar-benar melepaskan masa lalu. Setiap kedekatan dengan orang lain justru menimbulkan rasa bersalah, seolah ia mengkhianati mantan kekasihnya sendiri.
Secara keseluruhan, lagu ini menyoroti dampak dari keputusan yang diambil dengan ego dan ketidakdewasaan. Kehilangan baru terasa menyakitkan ketika semuanya telah berakhir. Pesan utamanya adalah tentang sulitnya move on dan beratnya penyesalan yang datang terlambat.